BERITAMUARA.COM – Upaya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Samboja Barat.
Camat Samboja Barat Burhanuddin mengungkapkan bahwa sektor UMKM menjadi salah satu prioritas pengembangan wilayah selain pariwisata dan lingkungan.
Menurutnya, untuk mendukung kemajuan UMKM, berbagai pelatihan telah digelar, seperti pelatihan pengemasan (packing), legalisasi produk, hingga pelatihan pemasaran digital bekerja sama dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami sudah lakukan pelatihan dari IKN, termasuk cara jualan lewat Shopee. Sekarang UMKM di Samboja Barat bisa langsung menjual produknya secara online,” ujar Burhanuddin saat diwawancarai, Kamis (14/8/2025).
Ia menambahkan, saat ini terdapat 11 produk UMKM Samboja Barat yang sudah dipasarkan di stand khusus yang terletak di rest area IKN.
Produk-produk tersebut mencerminkan potensi lokal yang kini mendapatkan pasar yang lebih luas.
Tak hanya online, produk-produk UMKM juga dititipkan di beberapa warung lokal dan ritel modern seperti Indomaret.
“Kami juga sedang mencoba menembus Indomaret agar produk UMKM bisa lebih dikenal,” lanjutnya.
Burhanuddin mengakui bahwa pola konsumsi masyarakat telah banyak beralih ke platform digital, sehingga pelaku UMKM pun diarahkan untuk beradaptasi dengan tren tersebut.
“Kami arahkan ke online semua. Dari sistem penjualan, cara packing, hingga pemanfaatan marketplace. Semuanya untuk memudahkan pemasaran produk UMKM,” tegasnya.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, khususnya pelaku usaha kecil di Samboja Barat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. (adv/zy)