BERITAMUARA.COM – SD Negeri 4 Sangatta Utara terus berupaya meningkatkan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar agar siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan efektif. Meski menghadapi keterbatasan ruang dan lahan, pihak sekolah terus melakukan pembenahan secara bertahap dengan dukungan dari pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan.
Kepala Sekolah Heri Junaidi menjelaskan bahwa saat ini sekolah telah memiliki sejumlah fasilitas penting seperti aula besar, musala, dan ruang kelas yang dilengkapi perangkat digital. Setiap kelas sudah dipasangi TV Android dan perangkat pembelajaran interaktif hasil bantuan dari program BOS Kinerja dan Dinas Pendidikan.
“Alhamdulillah, semua kelas sudah punya TV Android. Jadi guru bisa menampilkan materi ajar digital, video pembelajaran, dan kegiatan interaktif langsung dari kelas,” ujar Heri Junaidi.
Meski begitu, masih ada beberapa fasilitas yang membutuhkan perhatian. Salah satunya adalah kantin sekolah yang hingga kini belum tersedia karena bangunannya dialihfungsikan menjadi ruang kelas. Selain itu, saluran drainase dan WC siswa juga masih perlu perbaikan karena sebagian tersumbat dan tidak berfungsi dengan baik.
“Untuk WC anak-anak memang ada yang buntu dan belum maksimal. Tapi sudah disurvei oleh Dinas Pendidikan, mudah-mudahan tahun ini bisa diperbaiki,” jelas Heri.
Heri juga menyebut, keterbatasan lahan membuat pihak sekolah belum bisa memperluas area lapangan. Meski demikian, aula yang tersedia saat ini sering dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga dalam ruangan, acara sekolah, dan pelatihan guru. “Aula ini jadi tempat serbaguna bagi kami, karena cukup luas dan bisa menampung banyak kegiatan,” tambahnya.
Selain fasilitas fisik, SDN 4 Sangatta Utara juga terus memperkuat fasilitas nonfisik berupa perpustakaan digital hasil kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusip), serta peralatan kegiatan luar ruangan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), seperti tenda dan kompor portable untuk kegiatan pramuka dan ekstrakurikuler.
Dengan berbagai dukungan tersebut, pihak sekolah optimis dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih modern dan menyenangkan.(ADV)
