BERITAMUARA.COM — Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari tekanan akademik hingga ketidakpastian masa depan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Kartanegara mengambil langkah progresif.
Mereka tengah bersiap meluncurkan Posyandu Remaja, sebuah wadah baru yang berfokus pada kesehatan mental, konseling, dan penguatan karakter anak muda Kukar.
Ketua KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian organisasi kepemudaan terhadap persoalan psikis dan sosial yang kerap dialami kalangan remaja dan pemuda.
Posyandu remaja akan berpusat di Gedung KNPI Kukar, dan diharapkan menjadi tempat anak muda mendapatkan bimbingan dan pendampingan profesional.
“Kami sedang bersiap untuk membuka Posyandu Remaja di Gedung KNPI Kukar. Tujuannya salah satunya untuk melayani konseling. Banyak anak muda kita di Kukar yang sedang menghadapi tantangan, misalnya saat mau ujian kedinasan atau menghadapi tekanan hidup. Kita siapkan psikolog-psikolog yang akan membantu mengarahkan adik-adik kita,” ujar dia saat ditemui di Tenggarong, Selasa (11/11/2025).
Rian menjelaskan, keberadaan Posyandu Remaja bukan hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga tentang penguatan mental dan karakter.
Menurutnya, banyak kasus anak muda yang terjerumus ke perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba atau tindakan destruktif, berawal dari rasa putus asa dan tekanan psikologis yang tidak tersalurkan.
“Kami tidak ingin anak-anak muda Kukar putus asa atau melakukan hal-hal negatif yang bisa merugikan dirinya sendiri. Karena itu, lewat posyandu ini, kita ingin hadir untuk mereka. Kita ingin mereka punya tempat untuk bicara, tempat untuk didengar, dan tempat untuk dikuatkan,” tegasnya.
Selain sesi konseling, program ini juga akan menggabungkan pendekatan edukatif dan partisipatif, seperti kegiatan pelatihan, diskusi publik, hingga kampanye kesehatan mental.
Rian menyebut, langkah ini menjadi bentuk nyata bahwa KNPI tidak hanya fokus pada isu politik kepemudaan, tetapi juga menyentuh dimensi sosial yang lebih luas.
“Ini bagian dari aksi nyata KNPI Kukar. Kami tidak hanya bergerak di bidang tertentu saja. Hari ini kami sudah bergerak di bidang pendidikan, kesenian, kewirausahaan, dan sekarang mulai menyasar bidang kesehatan,” jelasnya.
Rian berharap kehadiran Posyandu Remaja bisa menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lainnya untuk ikut mengembangkan program yang berpihak pada kesejahteraan generasi muda.
“Kami berharap ini juga menjadi perhatian pemerintah kabupaten untuk bisa bersinergi, termasuk pihak-pihak swasta. Misalnya, Perusda yang ada di Kukar bisa membantu dalam bentuk peralatan kesehatan. Jadi, ini bisa jadi kerja bersama untuk masa depan anak muda kita,” pungkas dia. (adv/zy)