Lukman Resmi Menakhodai Kormi Kukar, Siap Memperkuat Olahraga Masyarakat

BERITAMUARA.COM— Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kutai Kartanegara (Kukar), Lukman, menegaskan komitmennya mengembangkan olahraga masyarakat setelah resmi terpilih sekitar satu bulan lalu.

Dalam paparannya, Lukman menjelaskan bahwa struktur organisasi Kormi berbeda dengan KONI. Jika di cabang olahraga prestasi dikenal istilah cabor, maka di Kormi unit olahraga disebut Inorga atau Induk Organisasi.

“Kalau di Kormi sebutannya bukan cabor, tapi Inorga. Inorga itu adalah induk organisasi,” ungkapnya pada Senin (24/11/2025)

Menurut hasil pendataan terakhir, Kormi Kukar kini menaungi sekitar 31–32 Inorga. Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengembangkan olahraga berbasis komunitas.

Sejalan dengan itu, Lukman menilai keberadaan Inorga menjadi pondasi kuat membangun ekosistem olahraga masyarakat.

Lukman turut menjelaskan bahwa sebelum Inorga terbentuk, tiap unit olahraga didasarkan pada kategorisasi Jenor atau jenis olahraga.

Ada tiga Jenor yang menjadi acuan dalam Kormi, yaitu olahraga tantangan petualangan, olahraga tradisional, serta olahraga kesehatan dan kebugaran.

Ia menyebut bahwa ketiga Jenor tersebut menjadi tulang punggung Kormi dalam membangun budaya olahraga yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap tujuan akhirnya adalah bagaimana kita bisa memasyarakatkan olahraga melalui gerakan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai Ketua Kormi baru, Lukman menilai perlunya koordinasi yang solid di tingkat daerah untuk memperkuat pembinaan dan aktivitas komunitas.

Ia menilai Kormi bukan sekadar organisasi olahraga, tetapi wadah yang mempererat kebersamaan warga melalui aktivitas fisik.

“Kalau di KONI yang dikenal ialah atlet, maka di Kormi sebutannya pegiat. Artinya kita menggerakkan masyarakat agar aktif dan sehat,” jelas Lukman.

Pengurus Kormi Kukar memastikan kegiatan di bawah organisasi akan terus berkembang dengan dorongan kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dengan semangat baru, Kormi Kukar berharap mampu menjadi motor peningkatan kesehatan berbasis aktivitas komunitas.(adv/zy)