BERITAMUARA.COM— Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet muda hingga ke tingkat kecamatan.
Ketua KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, menyatakan kolaborasi dengan kecamatan dan pihak swasta menjadi strategi utama agar geliat olahraga tetap berjalan di tengah situasi keuangan pemerintah yang belum stabil.
Menurut Rian, pembinaan olahraga tidak boleh terhenti meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi defisit anggaran.
Oleh karena itu, KNPI Kukar mulai mendorong kecamatan-kecamatan untuk menjalin kerja sama dengan sektor swasta agar turnamen dan pembinaan atlet tidak bergantung sepenuhnya pada pendanaan pemerintah.
“Di tengah defisit, kita harus mampu berkolaborasi dengan pihak swasta. Teman-teman di Marangkayu dan Muara Badak sudah melakukannya dengan menggandeng PHSS untuk mendukung kegiatan olahraga di wilayah pesisir,” ujar Rian, Sabtu (22/11/2025).
Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet idealnya dimulai dari wilayah. Banyak kecamatan memiliki potensi besar namun terkendala fasilitas dan pendanaan. Aktivasi kembali peran KNPI kecamatan dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem kompetisi yang teratur.
“Ini membuktikan keseriusan KNPI Kukar untuk kembali mengaktifkan kawan-kawan kecamatan, meskipun tidak ada pembiayaan dari pemerintah kabupaten. Kami tetap semangat karena memahami bahwa pemerintah juga memiliki prioritas program lain,” jelasnya.
Rian menyebut antusiasme masyarakat terhadap dunia olahraga saat ini semakin tinggi. Hal itu terlihat dari membludaknya peserta dalam turnamen bola voli, bulu tangkis hingga futsal.
Bahkan pendaftaran turnamen voli terpaksa ditutup lebih cepat karena kuota sudah penuh.
“Untuk voli saja, banyak sekali yang mendaftar. Karena keterbatasan, pendaftarannya bahkan terpaksa kami tutup. Ini sinyal bahwa pembinaan atlet harus diperluas agar semakin banyak bibit unggul yang muncul dari Kukar,” ucapnya.
Dalam waktu dekat, KNPI Kukar akan menggelar sederet kegiatan olahraga di sejumlah kecamatan. Agenda tersebut meliputi sepak takraw dan bola voli di Kota Bangun, sepak bola di Kecamatan Tabang, serta bulu tangkis di Marangkayu.
Rian menegaskan kegiatan olahraga tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tetapi bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk menciptakan atlet lokal yang siap bersaing di level lebih tinggi.
“Setiap kegiatan yang kami jalankan ini bertujuan untuk melihat potensi atlet sekaligus merangkul generasi muda agar lebih aktif dalam kegiatan positif,” tegasnya.
Dengan memperkuat kolaborasi dan menjaga konsistensi program, KNPI Kukar berharap pembinaan olahraga dapat terus bergerak maju meski dalam keterbatasan anggaran. Upaya ini ditargetkan mampu melahirkan lebih banyak atlet muda berbakat dari berbagai kecamatan di Kutai Kartanegara.(adv/zy)