Fenomena Olahraga Mancing di Kukar Meningkat, KORMI: Berawal dari Hobi Menjadi Budaya

BERITAMUARA.COM — Fenomena meningkatnya turnamen dan kegiatan mancing di berbagai daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mendapat perhatian dari Ketua KORMI Kukar, Lukman.

Ia menilai olahraga memancing merupakan contoh kegiatan olahraga masyarakat yang lahir dari kebiasaan warga dan berkembang menjadi budaya.

“Kormi kan gitu tuh. Kalau kalian cari tahu apa olahraga masyarakat? Olahraga masyarakat itulah kegiatan olahraga atau kebiasaan yang dilakukan setiap daerah, yang biasa dilakukan, yang turun-temurun, dan pada akhirnya menjadi budaya. Sehingga ketika menjadi budaya, pada akhirnya nanti akan menjadi prestasi,” ungkapnya, Senin (24/11/2025).

Menurut Lukman, maraknya turnamen memancing seperti open tournament, ketinting (ces), hingga kompetisi memancing mini menunjukkan antusias masyarakat yang begitu tinggi.

Bahkan masyarakat kini berani menghadirkan tokoh pemancing nasional dalam event lokal hanya dengan swadaya iuran peserta.

Ia mengatakan fenomena ini sejalan dengan filosofi KORMI bahwa hobi dapat dibangun menjadi aktivitas positif dengan pola organisasi yang baik.

“Berawal dari hobi, artinya itulah yang diformalkan supaya nanti betul-betul terpola dengan baik, oke terdata dengan baik,” jelasnya.

Olahraga memancing kini telah memiliki induk organisasi resmi APRI (Asosiasi Permancingan Indonesia). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola kegiatan memancing agar dapat masuk dalam agenda KORMI maupun kegiatan pemerintah daerah.

Lukman juga mengingat kembali bagaimana antusiasme masyarakat terhadap lomba memancing telah berlangsung lama.

“Dulu kalau di Lebak Cilong saya diharapkan hadir untuk event lomba mancing. Asalkan hari Sabtu atau hari Minggu saya akan datang,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa pertumbuhan olahraga masyarakat kini menuntut sistem administrasi yang lebih rapi.

“Sekarang ya harus terpola dengan baik. Makanya Kormi tadi dari yang hanya kebiasaan harus dijadikan menjadi yang luar biasa dengan tata administrasi yang dibangun dengan baik,” lanjutnya.

Lukman berharap Dispora terus memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat, termasuk olahraga memancing, supaya pendataan atlet dan komunitas tersusun dengan jelas. Ia juga meyakini bahwa dengan sistem pembinaan yang terpola, olahraga masyarakat dapat menjadi sarana rekreasi sekaligus wadah pencapaian prestasi bagi daerah.

“Saya berharap Dispora tetap mendukung kegiatan olahraga masyarakat, termasuk olahraga memancing, agar memiliki data atlet dan komunitas yang jelas. Dengan sistem yang terpola, saya yakin olahraga masyarakat dapat menjadi ruang rekreasi sehat sekaligus sarana prestasi daerah,”pungkasnya.(adv/zy)