BERITAMUARA.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan olahraga, tetapi juga aktif memperkuat nilai spiritual di lingkungan kerja. Salah satu upaya tersebut adalah melalui Gerakan Etam Mengaji (GEMA), sebuah program yang menjadi bagian dari pembentukan karakter religius aparatur dan staf di Dispora.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa GEMA telah dijadikan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap bidang. Menurutnya, program ini bertujuan untuk menanamkan disiplin, kesabaran, dan integritas bagi seluruh pegawai.
“Kami sudah membuat panduan dan petunjuk teknis pelaksanaan GEMA agar berjalan terstruktur,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
GEMA meliputi berbagai kegiatan, termasuk pengajian rutin, pembacaan ayat pendek sebelum rapat, dan pembinaan rohani bagi seluruh pegawai.
“Sebelum rapat atau pertemuan, kami wajib membaca ayat-ayat pendek sebagai bentuk implementasi nilai religius,” tambah Aji. Kegiatan ini diharapkan menjadi momen refleksi dan pembelajaran bagi seluruh staf.
Aji menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar rutinitas administratif.
“Dengan mengaji, kita belajar sabar, mengendalikan diri, dan memahami makna pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Nilai-nilai yang ditanamkan melalui GEMA diharapkan berdampak positif pada profesionalisme dan kualitas kerja aparatur.
Selain membentuk karakter individu, GEMA juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang harmonis dan penuh toleransi. Pegawai diajak untuk saling menghargai dan menguatkan satu sama lain dalam kegiatan spiritual maupun profesional.
“Semangat religius ini menjadi pondasi moral dalam bekerja,” jelas Aji.
Menurut Aji Ali Husni, penerapan GEMA merupakan bagian dari inovasi Dispora untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan mencetak aparatur yang kompeten sekaligus berakhlak tinggi.
“Program ini mendukung terciptanya aparatur yang tidak hanya kompeten di bidang olahraga, tetapi juga memiliki akhlak dan etika kerja yang tinggi,” ungkapnya.
Ia berharap program GEMA dapat dianggap sebagai langkah strategis dalam transformasi internal Dispora, dan pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga dalam membangun nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja.
“Insya Allah kami terus berinovasi, tidak hanya di bidang olahraga, tapi juga dalam membangun nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja,” pungkasnya. (adv/zy)