BERITAMUARA.COM – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperluas pembinaan olahraga terus dilakukan. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), cabang olahraga (cabor) woodball mulai diperkenalkan secara luas di daerah ini.
Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menyebut, pihaknya berkomitmen menjadikan woodball sebagai salah satu cabor potensial yang bisa berkembang di kalangan pelajar dan masyarakat umum.
“Woodball ini memang termasuk cabor baru di Kukar. Kami bersama Pengcap masih memperkenalkannya ke masyarakat agar semakin dikenal,” ujar Aji saat ditemui di Tenggarong, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Aji, meski baru diperkenalkan, prestasi atlet woodball Kukar sudah menunjukkan hasil menggembirakan. Di tingkat Provinsi Kalimantan Timur, tim woodball Kukar berhasil menembus tiga besar.
“Untuk skala provinsi, kita sudah masuk tiga besar. Ini tentu jadi modal penting untuk pembinaan ke depan,” tambahnya.
Namun demikian, Aji mengakui bahwa olahraga ini masih terbatas dari sisi penyebaran dan fasilitas latihan.
Oleh karena itu, Dispora Kukar berencana memasukkan woodball sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, terutama di tingkat SMP dan SMA.
“Kami berharap pembinaannya bisa dilakukan di sekolah agar atlet muda semakin banyak dan semangatnya terus tumbuh,” jelasnya.
Untuk mendukung proses latihan, Dispora memanfaatkan fasilitas publik yang sudah ada seperti lapangan mini soccer, halaman kantor bupati, dan area terbuka di lingkungan Dispora Kukar.
“Kami gunakan sarana yang ada untuk melatih teknik dan membangun kerja sama tim,” ujarnya.
Dispora Kukar juga menggandeng Pengurus Cabang (Pengcap) Woodball untuk melakukan pembinaan berjenjang.
Sasaran utamanya adalah anak-anak usia sekolah yang memiliki potensi besar menjadi atlet masa depan.
“SMP dan SMA menjadi fokus utama kami karena dari sinilah lahir generasi atlet yang siap berprestasi,” tutur Aji.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tujuan pembinaan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter dan sportivitas generasi muda.
“Semangatnya bukan hanya untuk meraih medali, tapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim,” tutupnya. (adv/zy)