BERITAMUARA.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan langkah rehabilitasi terhadap Bumi Perkemahan (Buper) Waduk Panji Sukarame.
Kawasan yang sempat menjadi lokasi kegiatan Pramuka itu kini dinilai kurang layak digunakan karena minim perawatan dan belum mengalami pengembangan dalam beberapa tahun terakhir.
Kabid Kepramukaan Dispora Kukar, Novan Solihin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah lama merencanakan upaya perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut. Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat rencana itu belum dapat terealisasi.
“Buper di Waduk Panji ini asetnya milik Dinas Pariwisata, bukan Dispora atau Kwarcab. Sekarang kondisinya sudah rusak dan belum layak untuk kegiatan perkemahan besar,” ujar Novan, Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir, kawasan buper tidak tersentuh kegiatan pengembangan.
Akibatnya, sejumlah fasilitas penting seperti area perkemahan, akses jalan, dan bangunan pendukung mulai mengalami kerusakan.
“Sebenarnya potensi buper ini besar. Kalau direvitalisasi, bisa jadi pusat pelatihan dan kegiatan kepramukaan di tingkat kabupaten,” kata Novan.
Rencana rehabilitasi sempat masuk dalam pembahasan internal Dispora, namun kembali tertunda karena efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah daerah.
Kendati demikian, semangat Dispora Kukar untuk menghadirkan fasilitas kepramukaan yang layak tidak surut.
“Kami tetap berupaya agar Pramuka di Kukar punya tempat representatif. Meskipun terkendala dana, semangatnya tidak boleh hilang,” tegasnya.
Novan juga menekankan bahwa jiwa kepramukaan selalu identik dengan kemandirian dan kebersamaan. Ia menilai, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti beraktivitas.
“Namanya Pramuka, mau ada atau tidak ada anggaran, kegiatan tetap bisa jalan. Kalau perkemahan, makan sederhana pun tidak masalah. Yang penting semangatnya,” ujarnya sambil tersenyum.
Dispora Kukar berharap dapat menjalin kolaborasi dengan Dinas Pariwisata untuk mempercepat langkah rehabilitasi.
Menurut Novan, sinergi antarinstansi diperlukan agar kawasan Buper Waduk Panji kembali menjadi pusat kegiatan kepemudaan dan kepramukaan yang aman, nyaman, serta representatif bagi generasi muda Kukar.
“Kami harap ke depan bisa ada kerja sama konkret dengan Dinas Pariwisata agar buper ini bisa hidup lagi dan menjadi kebanggaan Pramuka Kukar,” pungkasnya. (adv/zy)