Dispora Kukar dan KNPI Rumuskan Pembinaan Remaja, Cegah Dampak Pergaulan Negatif

BERITAMUARA.COM – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menaruh perhatian serius terhadap meningkatnya persoalan pergaulan remaja di daerah setempat. Beberapa kasus yang sempat mencuat ke publik menjadi alarm penting bahwa pembinaan pemuda harus diperkuat secara terarah dan berkelanjutan.

Kabid Pemuda dan Wirausaha Dispora Kukar, Derry Wardhana, menyebut kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, ancaman pergaulan bebas, penyimpangan perilaku, hingga paparan konten negatif semakin mudah menyasar generasi muda jika tidak ada ruang pembinaan yang jelas.

“Kami melihat ada kondisi yang cukup serius di masyarakat, khususnya di kalangan remaja, seperti yang sempat ramai diberitakan kemarin,” ujar Derry, Senin (1/12/2025).

Ia menegaskan bahwa kejadian kemarin menjadi pelajaran penting agar langkah preventif harus dilakukan lebih cepat.

Dispora Kukar, lanjutnya, telah berdiskusi dengan Satpol PP Kukar dalam rangka memperkuat pemantauan dan pendampingan terhadap remaja. Kolaborasi tersebut diharap tidak hanya menekankan aspek penindakan, tetapi juga pendekatan edukatif dan solutif.

Selain itu, Dispora juga menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar yang saat ini tengah merancang program Klinik Remaja atau Kesehatan Remaja. Program itu akan menyasar penguatan mental, konseling, serta edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja sebagai bagian dari perlindungan dini.

“Dalam waktu dekat kami akan mengadakan ngopi bareng dengan teman-teman KNPI untuk membahas lebih teknis kolaborasinya. Termasuk dengan beberapa organisasi lainnya,” tutur Derry.

Pertemuan tersebut diharapkan membuahkan langkah strategis yang langsung bisa dirasakan pemuda di lapangan.

Menurutnya, pembinaan remaja bukan hanya soal kegiatan fisik atau keolahragaan. Pemuda harus memiliki kesempatan beraktivitas positif, mempersiapkan masa depan, serta menjaga kondisi mental dan kesehatan agar siap memasuki dunia kerja.

“Kami tentu tidak ingin para pemuda kita terpengaruh hal-hal negatif seperti itu. Karena itu Dispora mendorong agar pembinaan menjadi lebih terarah,” tegasnya.

Dispora Kukar berharap berbagai pihak dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi remaja. Dengan kolaborasi lintas lembaga, generasi muda Kukar diharapkan bukan hanya terhindar dari pergaulan negatif, tetapi juga mampu berkembang sebagai aset daerah yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.(adv/zy)