Dispora Kukar dan DMI Kolaborasi Bangun Ekosistem Pemuda Religius-Produktif

BERITAMUARA.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) siap berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar dalam pengembangan program kewirausahaan dan kepemudaan berbasis masjid.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang religius dan produktif.

“Kami menyambut baik gagasan DMI untuk menjadikan masjid sebagai tempat pembinaan karakter dan ekonomi umat,” ujarnya usai menghadiri pelantikan pengurus DMI Kukar masa bakti 2025–2030 yang dipimpin Edi Damansyah, tidak lama ini.

Aji menjelaskan, sejumlah program Dispora selama ini telah sejalan dengan visi DMI. Dalam dua tahun terakhir, pihaknya telah menggelar pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi pemuda Ikatan Remaja Masjid Indonesia (IRMA) serta komunitas pemuda gereja di Kukar.

“Dengan adanya DMI, program itu bisa lebih terarah. Kita bisa buat agenda bersama agar manfaatnya menjangkau lebih luas,” katanya.

Ia menilai, sinergi antara Dispora dan DMI akan memperkuat jaringan antarorganisasi kepemudaan berbasis keagamaan. Masjid, lanjutnya, juga berpotensi menjadi pusat pelatihan, ruang kreativitas, sekaligus wadah penguatan ekonomi masyarakat.

“Sinergi ini akan mendorong tumbuhnya kolaborasi antarorganisasi kepemudaan berbasis keagamaan. Selain itu, masjid juga bisa difungsikan sebagai sarana pelatihan, pusat kreativitas, dan penguatan ekonomi lokal,” tutur Aji.

Sebagai langkah lanjutan, Dispora berencana membangun pusat data pemuda yang melibatkan anggota IRMA di bawah koordinasi DMI. Mereka akan mengumpulkan data kegiatan dan usaha remaja masjid di berbagai kecamatan.

“Data itu penting sebagai dasar perumusan kebijakan kepemudaan dan permodalan,” jelasnya.

Aji menambahkan, kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembinaan pemuda yang religius sekaligus produktif.

“Saya optimistis, kolaborasi ini akan melahirkan generasi muda Kukar yang religius, cerdas, dan produktif,” pungkasnya. (adv/zy)