BERITAMUARA.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan yang selama ini menjadi ajang pembinaan dan pengembangan karakter generasi muda.
Melalui berbagai lomba, seperti Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Pramuka dan Fire Factor, semangat kedisiplinan dan kerja sama di kalangan anggota Pramuka diharapkan terus terjaga.
Kabid Kepramukaan Dispora Kukar, Novan Solihin, menyampaikan bahwa kedua kegiatan tersebut sempat menjadi agenda tahunan sebelum akhirnya tertunda karena adanya keterbatasan anggaran daerah.
Menurutnya, LKBB versi Pramuka memiliki keunikan tersendiri dibandingkan lomba baris-berbaris umum yang biasa diadakan di sekolah.
“Lomba LKBB ini punya ciri khas tersendiri. Gerakannya penuh semangat Pramuka, dan peserta juga menggunakan atribut kepramukaan,” ujar Novan, Kamis (13/11/2025).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah pendidikan karakter yang mengajarkan kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab.
Tahun sebelumnya, ajang serupa berhasil digelar dan mendapat antusias tinggi dari berbagai kwartir ranting di wilayah Kukar.
“Waktu itu kita berikan piala bergilir dan uang pembinaan untuk tiga besar. Antusiasnya luar biasa,” ungkapnya.
Selain LKBB, Dispora Kukar juga rutin menggelar Lomba Fire Factor, sebuah kompetisi ketangkasan pemadam kebakaran yang melibatkan relawan dan anggota Pramuka Peduli.
Dalam kegiatan ini, para peserta diuji kemampuannya dalam menghadapi simulasi kebakaran dan penanganan keadaan darurat.
“Fire Factor ini unik, karena menggabungkan aspek ketangkasan, keberanian, dan kepedulian sosial. Pesertanya relawan dan kwaran aktif,” jelas Novan.
Sayangnya, pada tahun ini, pelaksanaan kedua lomba tersebut harus ditunda karena adanya kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan pemerintah daerah. Meski begitu, Dispora Kukar memastikan kegiatan kepramukaan tetap berjalan dengan bentuk pembinaan lain.
“Memang tahun ini ada rasionalisasi anggaran, jadi beberapa agenda harus ditunda. Tapi semangat Pramuka tidak akan padam,” ujarnya.
Novan menegaskan, semangat kebersamaan dan jiwa sosial yang menjadi ciri khas Pramuka harus tetap dijaga, meskipun dalam kondisi keterbatasan.
Dispora Kukar pun berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa ketika kondisi keuangan daerah kembali stabil.
“Pramuka itu selalu kompak. Ada atau tidaknya anggaran, semangatnya tetap menyala,” tutupnya optimistis.(adv/zy)