Disperindag Kutim Tegaskan Komitmen Perluas Pasar Rakyat dan Perkuat Program Pengendalian Inflasi

BERITAMUARA.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk memperkuat dua program unggulan yang menjadi fokus utama di tahun berjalan maupun tahun mendatang.

Program tersebut meliputi pembangunan pasar-pasar rakyat serta pelaksanaan pasar murah sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadani, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas pasar menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pasar rakyat berperan penting dalam mendorong aktivitas ekonomi sekaligus memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan dengan baik.

“Pembangunan pasar bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang memastikan masyarakat memiliki ruang ekonomi yang tertata, aman, dan layak,” ujar Nora.

Selain pembangunan fisik pasar, Disperindag juga menekankan konsistensi pelaksanaan program pasar murah.

Meski terdapat penyesuaian anggaran pada tahun depan, pemerintah daerah memastikan kegiatan tersebut tetap berjalan dengan sasaran wilayah prioritas.

“Tahun depan cakupan memang menyempit menjadi enam kecamatan, namun efektivitas tetap kami jaga. Prinsip kami adalah memastikan bantuan tepat sasaran dan membantu kelompok masyarakat yang paling membutuhkan,” tegas Nora.

Dalam pelaksanaan pasar murah, setiap paket kebutuhan pokok diberi nilai Rp300.000. Namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp100.000 karena sisanya disubsidi oleh pemerintah daerah.

Skema ini dinilai mampu menahan laju inflasi, terutama saat terjadi kenaikan harga komoditas menjelang hari besar atau situasi ekonomi tertentu.

Seluruh pengadaan barang pada program pasar murah dilakukan melalui pihak ketiga yang terdaftar dalam sistem e-katalog, termasuk biaya distribusi dan pengangkutan ke wilayah kecamatan.

Disperindag Kutim menilai bahwa kombinasi antara pembangunan pasar rakyat dan intervensi harga melalui pasar murah akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan strategi terarah dan kolaboratif, Disperindag optimistis program unggulan yang telah berjalan dapat semakin memperkuat ketahanan ekonomi Kutim di tingkat lokal maupun regional. (ADV)