BERITAMUARA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, dalam acara yang digelar di Panggung Expo Erau, Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Minggu (28/9).
Aulia menyebut, bantuan berupa seragam dan perlengkapan sekolah ini merupakan bagian dari 17 program dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang pernah disampaikannya saat kampanye.
“Ini adalah bentuk keberpihakan kami di sektor pendidikan. Kami ingin memastikan seluruh anak sekolah memiliki akses dan rasa percaya diri yang sama,” kata Aulia.
Program ini difokuskan pada jenjang PAUD hingga SMP karena merupakan wewenang pemerintah daerah.
Sementara untuk SMA menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.
Distribusi bantuan dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
Sekolah diberi kewenangan untuk membeli perlengkapan sesuai kebutuhan masing-masing dengan sistem at cost, menyesuaikan harga di daerah setempat.
Selain membantu siswa, program ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku UMKM lokal, seperti penjahit.
“Kita ingin ada efek ganda. Selain membantu anak-anak, juga menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Aulia.
Ia menambahkan, banyak siswa yang masih mengenakan seragam bekas atau warisan dari saudaranya, yang berpotensi menurunkan kepercayaan diri mereka.
“Kita tidak ingin ada anak yang minder karena tidak punya seragam baru. Lewat program ini, semua siswa yang baru masuk sekolah akan mendapat seragam yang sama,” ucapnya.
Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai hampir Rp65 miliar, yang sudah disiapkan dalam APBD Kukar dan termasuk dalam anggaran wajib sektor pendidikan.
Aulia memastikan program ini tetap berjalan meski pemerintah daerah mengalami pengurangan dana bagi hasil.
“Insya Allah, tidak ada program prioritas yang terdampak. Fokus kami tetap pada pelayanan dasar: pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial,” tutupnya. (adv/zy)