BERITAMUARA.COM – Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penanganan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat armada dan kelengkapan peralatan tanggap darurat.
Langkah ini dilakukan agar setiap kejadian bencana, baik skala kecil maupun besar, dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, S.E., M.Si., mengatakan bahwa pihaknya terus memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi siap pakai.
Berbagai jenis perlengkapan seperti water supply, jet fire, kendaraan patroli, dan perahu mesin telah disiapkan untuk mendukung kegiatan di lapangan.
“Kita selalu menjaga agar semua peralatan dalam kondisi baik. Saat dibutuhkan, tim dapat langsung bergerak tanpa menunggu lama,” ujarnya.
Menurutnya, Kutim memiliki dua ancaman utama yang rutin dihadapi setiap tahun, yaitu kebakaran hutan dan lahan saat kemarau, serta banjir saat musim hujan. Kedua jenis bencana ini membutuhkan kesiapan logistik dan personel yang berbeda, sehingga koordinasi lintas bidang terus diperkuat.
Melalui dukungan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBHDR) yang berakhir pada 2024, BPBD Kutim juga berhasil menambah beberapa unit kendaraan operasional baru untuk mendukung patroli dan pendistribusian logistik ke wilayah terdampak.
Selain dari anggaran daerah, dukungan juga datang dari BPBD Provinsi Kaltim dan BNPB berupa bantuan logistik penunjang bencana. Bantuan tersebut digunakan untuk memperkuat cadangan kebutuhan darurat di gudang BPBD.
“Sinergi dengan provinsi dan pusat sangat membantu kami dalam memastikan kesiapan alat serta pasokan logistik di lapangan,” jelasnya.
Dengan kesiapan armada dan peralatan yang semakin baik, BPBD Kutim optimistis mampu memberikan respons yang lebih cepat saat bencana terjadi.
Peningkatan sarana dan koordinasi menjadi komitmen utama dalam mewujudkan pelayanan kebencanaan yang tangguh dan profesional.(ADV)
