Antusiasme Membludak, Dispora–KNPI Evaluasi Pengembangan Turnamen Futsal KNPI Cup 2025

BERIAMUARA.COM – Turnamen Futsal KNPI Cup 2025 kembali mendapat sambutan luar biasa dari peserta.

Meski panitia terpaksa membatasi kuota karena keterbatasan waktu pelaksanaan, antusiasme pelajar dan komunitas futsal di Kutai Kartanegara tetap membludak.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, dalam wawancaranya pada Selasa (18/11/2025).

“Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa. Tahun ini kita memang membatasi jumlah peserta karena keterbatasan waktu. Setelah ini ada lagi kegiatan bola voli yang harus segera dilaksanakan,” ujar Aji Ali.

Menurut Aji Ali, minat terhadap futsal sangat tinggi, baik dari kalangan sekolah maupun klub-klub di luar sekolah.

Namun, padatnya agenda kegiatan kepemudaan yang dikelola Dispora dan KNPI membuat panitia harus menetapkan batas peserta tahun ini.

“Bukan karena pesertanya kurang, justru peminatnya banyak. Tapi kita punya keterbatasan waktu. Panitia KNPI juga sudah mempertimbangkan kegiatan lain yang berjalan berdekatan,” jelasnya.

Agenda berikutnya yang harus segera digarap adalah turnamen bola voli, yang juga merupakan bagian dari rangkaian program pembinaan olahraga Dispora.

Dispora dan KNPI tidak tinggal diam melihat tingginya permintaan peserta. Setiap gelaran KNPI Cup akan dievaluasi untuk menentukan pengembangan pada tahun selanjutnya.

“Insya Allah kegiatan ini selalu kita evaluasi bersama KNPI. Hal-hal yang kurang akan kita sempurnakan. Termasuk sasaran peserta ke depan,” kata Aji Ali.

“Apakah nanti tetap pelajar, atau kita kembangkan lagi kategori pesertanya, ini bagian dari evaluasi. Kita melihat potensi yang ada, karena animo futsal ini luar biasa,” tambahnya.

Ia mengatakan tingginya minat futsal di Kukar menunjukkan bahwa cabang olahraga ini telah menjadi magnet bagi pembinaan prestasi generasi muda.

Klub-klub futsal tumbuh di sekolah maupun di luar sekolah, mengisi ruang kompetisi lokal yang selama ini menjadi wadah pengembangan kemampuan teknis dan karakter pemain muda.

Dispora melihat hal ini sebagai peluang besar. Dengan dukungan organisasi mitra seperti KNPI, pemerintah daerah membuka ruang lebih luas agar event-event serupa bisa terus berjalan secara terstruktur, terjadwal, dan bertahap mencakup lebih banyak peserta.

Meski edisi 2025 harus membatasi jumlah peserta, Kepala Dispora memastikan bahwa kebijakan ini hanya bersifat teknis dan sementara.

Tahun-tahun berikutnya diharapkan turnamen KNPI Cup dapat mencakup peserta lebih banyak dengan kualitas penyelenggaraan yang lebih matang.

“Tahun ini ada yang harus dibatasi, tapi ke depan insya Allah kita bisa kembangkan lagi. Kita akan terus memperbaiki, memperluas, dan menyesuaikan dengan kebutuhan pemuda,” tutupnya. (adv/zy)