BERITAMUARA.COM – Terangnya malam di Kecamatan Telen kini bukan hanya tanda kemajuan, tetapi juga harapan baru bagi masyarakat. Sejak seluruh desa di wilayah ini menikmati aliran listrik 24 jam penuh, geliat ekonomi dan aktivitas sosial warga mulai meningkat secara nyata.
Camat Telen, Petrus Ivung, mengatakan bahwa perubahan paling terasa terjadi di sektor usaha kecil dan rumah tangga. Banyak warga mulai memanfaatkan listrik untuk membuka usaha baru, seperti penggilingan padi, warung kelontong, hingga produksi es dan makanan olahan.
“Dulu banyak warga yang hanya bisa beraktivitas siang hari. Sekarang, dengan listrik 24 jam, usaha mereka bisa jalan terus. Ada yang mulai berjualan es batu, bahkan membuka bengkel rumahan,” ujar Petrus Ivung.
Keberadaan listrik juga membawa perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat. Anak-anak bisa belajar di malam hari dengan penerangan yang cukup, sementara fasilitas publik seperti kantor desa dan puskesmas kini beroperasi lebih optimal karena didukung daya listrik yang stabil.
Selain itu, beberapa desa seperti Rantau Panjang dan Long Noran kini menjadi contoh keberhasilan pemanfaatan listrik untuk kegiatan produktif. Warga di sana memanfaatkan pasokan dari jaringan PLN Muara Wahau untuk menggerakkan alat pertanian dan mesin usaha kecil.
“Kami melihat dampak positifnya langsung. Daya listrik membuat kegiatan masyarakat lebih hidup, dan ekonomi desa ikut tumbuh,” tambah Petrus.
Tak hanya ekonomi, sektor komunikasi dan informasi juga berkembang pesat. Dengan jaringan listrik yang stabil, warga kini bisa lebih mudah mengakses internet, mengikuti pelatihan daring, dan memperluas wawasan tanpa harus pergi jauh ke kota.
Pemerintah Kecamatan Telen pun berkomitmen terus mendampingi masyarakat agar manfaat listrik bisa dioptimalkan.
“Pemerintah sudah memberi fasilitas, kini giliran masyarakat memanfaatkannya untuk maju bersama,” pungkas Petrus.
Dengan seluruh desa kini terang 24 jam, Kecamatan Telen menjelma sebagai contoh sukses pemerataan energi di Kutim membuka jalan bagi peningkatan ekonomi lokal dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (ADV)
