Rian Akui KNPI Cup 2025 Terbesar dalam Tiga Tahun: “Sukses Hari Ini, Besok Harus Lebih Sukses”

BERITAMUARA.COM — Ketua KNPI Kutai Kartanegara (Kukar), Rian Tri Saputra, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut. Ia menyebut tahun ini menjadi perhelatan terbesar dalam tiga tahun terakhir.

“Alhamdulillah, seperti yang disampaikan Pak Kabid tadi, dalam tiga tahun terakhir inilah turnamen futsal terbesar yang diselenggarakan. Tentu ini menjadi pemicu semangat kita untuk terus berbenah. Artinya, meskipun hari ini kita sukses, ke depan kita harus lebih sukses lagi,” kata Rian dalam sambutannya.

Rian menegaskan, capaian tersebut bukan untuk berbangga diri. Ia menilai keberhasilan tahun ini harus dijadikan pembelajaran untuk menyempurnakan pelaksanaan turnamen berikutnya.

Salah satunya, KNPI Kukar berencana menambah jumlah peserta dari kalangan pelajar.

“Ke depan kami juga ingin memperbanyak peserta dari sektor pelajar. Hari ini kan masih terbatas 20–20. Mudah-mudahan nanti kuantitasnya bisa bertambah,” ujarnya.

Selain futsal, KNPI Kukar mulai menyiapkan agenda olahraga berikutnya hingga akhir tahun. Rian menyebut pihaknya akan menggelar rapat koordinasi bersama Ketua DPK KNPI se-Kukar untuk mematangkan persiapan berbagai turnamen.

“Insya Allah Desember nanti ada sepak takraw dan bola voli KNPI di Kota Bangun, sepak bola di Kecamatan Tabang, serta bulu tangkis oleh KNPI Kecamatan Marangkayu,” ungkapnya.

Rian menegaskan rangkaian kegiatan tersebut merupakan upaya mengaktifkan kembali peran KNPI di tingkat kecamatan.

Ia mengakui penyelenggaraan kegiatan sejauh ini masih bergantung pada kolaborasi karena tidak mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah kabupaten.

“Kami tetap semangat karena memahami bahwa hari ini pemerintah kabupaten juga memiliki prioritas program dan kondisi keuangan yang harus kita mengerti. Di tengah defisit, kita harus mampu berkolaborasi dengan pihak swasta, seperti yang dilakukan kawan-kawan Marangkayu dan Muara Badak,” ucap Rian.

Terkait turnamen bola voli, Rian menyebut animo peserta sangat tinggi hingga pendaftaran ditutup lebih cepat dari rencana. Hal tersebut terjadi akibat keterbatasan kapasitas lapangan.

“Antusiasnya banyak yang mendaftar. Hanya saja karena keterbatasan, kita terpaksa menutup pendaftarannya. Ke depan tampaknya peserta harus diperbanyak lagi supaya muncul bibit-bibit atlet terbaik di Kutai Kartanegara,” jelasnya.

Untuk kategori putra dan putri, jumlah peserta masing-masing mencapai sekitar 20 tim. Namun Rian menyarankan agar informasi teknis lebih lanjut dikonfirmasi ke panitia. Ia juga menyebut batas usia peserta ditetapkan maksimal 30 tahun, sesuai regulasi Dispora.

Rian mengatakan jadwal pembukaan turnamen voli masih menunggu keputusan panitia.

“Yang jelas, ini bagian dari rangkaian kegiatan KNPI Kukar. Futsal dan voli ini memang berjalan bersamaan,” pungkasnya.(adv/zy)