Pemuda Kukar Kian Melek Bisnis, Dispora Siapkan Sentra Kewirausahaan dan Klinik WPM untuk Penguatan UMKM Muda

BERITAMUARA.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara melihat adanya pergeseran besar dalam pola pikir generasi muda terhadap dunia kerja.

Jika sebelumnya banyak pemuda bercita-cita menjadi karyawan atau bekerja di instansi pemerintah, kini semakin banyak yang memilih jalur wirausaha.

Fenomena ini dinilai sebagai tanda positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Kukar.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, menegaskan bahwa pemuda hari ini semakin melek bisnis, terutama di pusat pemerintahan seperti Tenggarong.

Menurutnya, peluang usaha di Kukar jauh lebih menjanjikan dibandingkan pilihan pekerjaan formal.

“Pemuda saat ini sangat melek bisnis, khususnya di Kutai Kartanegara. Peluang usaha di sini sangat menjanjikan, bahkan lebih potensial dibandingkan bekerja sebagai karyawan atau di kantor pemerintahan,” ujarnya pada Kamis (20/11/2025)

Derry menambahkan, keberadaan pusat pemerintahan, aktivitas ekonomi yang dinamis, hingga pasar lokal yang terus berkembang membuat Tenggarong menjadi lokasi ideal bagi pemuda yang ingin masuk ke dunia usaha.

Oleh karena itu, Dispora secara konsisten membuka ruang dukungan bagi UMKM muda.

Sebagai bentuk komitmen, Dispora Kukar telah menyiapkan sentra-sentra kewirausahaan yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha muda.

Sentra ini menjadi ruang pembinaan, inkubasi, hingga fasilitas penunjang bagi UMKM baru.

“Kami dari Dispora selalu menyiapkan tempat-tempat sentra kewirausahaan bagi teman-teman penggiat UMKM,” kata Derry.

Fasilitas tersebut tidak hanya menyediakan ruang untuk berusaha, tetapi juga tempat berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring antar pelaku UMKM.

Sentra ini dapat menjadi titik awal lahirnya banyak pengusaha muda di Kukar.

Dispora Kukar juga membuka Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) sebagai wadah pembimbingan bagi pemuda yang baru memasuki dunia bisnis.

Derry memastikan proses bergabung sangat mudah dan bisa diikuti oleh siapa saja yang memiliki niat berwirausaha.

“Sangat mudah sekali. Kami sering mengadakan peningkatan SDM secara khusus, dan teman-teman bisa bergabung dulu di situ. Di sana mereka bisa melihat proses pembelajaran dari pemuda di kecamatan lain,” jelasnya.

Setelah mengikuti pelatihan, pemuda akan masuk ke tahap sharing usaha, di mana Dispora menilai kesiapan mereka dalam menjalankan bisnis.

“Setelah itu, baru kami melihat apakah mereka mampu menjalankan bisnis. Nanti kami siapkan tempat-tempatnya seperti sentra kewirausahaan, dan setelah itu kita bantu dengan alat penunjang usaha,” pungkasnya. (adv/zy)