BERITAMUARA.COM — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara memastikan bahwa rencana Lomba Senam Poco-Poco Olahraga bersama Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) akan resmi masuk dalam agenda kegiatan tahun 2026. Penjadwalan ini dilakukan setelah melalui evaluasi mendalam terhadap kalender kegiatan tahun 2025 yang dinilai sudah sangat padat dan menyerap seluruh alokasi anggaran yang tersedia.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, menjelaskan bahwa PPMI merupakan salah satu mitra strategis yang selama ini terlibat aktif dalam mendukung program-program kepemudaan. Menurutnya, usulan PPMI ini memberikan warna baru dalam penyelenggaraan aktivitas kepemudaan di Kukar, khususnya yang berkaitan dengan olahraga dan pengembangan karakter generasi muda.
“PPMI cukup aktif terlibat dalam berbagai program kami. Usulan kegiatan senam Poco-Poco ini menjadi tambahan positif, karena tidak banyak kegiatan serupa digelar di luar Jambore Pemuda,” ujar Derry, Sabtu (15/11/2025).
Ia menilai antusiasme organisasi tersebut sebagai bentuk komitmen dalam membangun ruang kreatif bagi pemuda daerah.
Lebih lanjut, Derry menerangkan bahwa lomba senam Poco-Poco ini dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai wadah kebugaran dan hiburan yang bisa menjangkau lebih banyak kalangan muda. Kegiatan ini akan dikemas secara inklusif agar diminati oleh peserta dari berbagai latar belakang.
Dispora juga berencana menggandeng pihak sekolah dalam pelaksanaan lomba ini. Langkah tersebut diambil untuk memperluas jangkauan peserta sekaligus mendorong gaya hidup sehat di lingkungan pelajar.
“Kami ingin aktivitas ini dikenal sebagai olahraga yang mudah, menyenangkan, dan bisa diikuti semua kalangan muda,” jelasnya.
Namun, karena keterbatasan waktu dan anggaran pada tahun berjalan, Dispora menilai bahwa tahun 2026 merupakan pilihan paling ideal untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
“PPMI mengajukan tahun ini, tetapi agenda sudah tertutup. Maka kita sepakat mempersiapkan segalanya untuk tahun depan,” tambahnya.
Tahap persiapan teknis rencananya akan mulai dibahas setelah evaluasi akhir tahun 2025. Dispora ingin memastikan seluruh aspek, mulai dari konsep acara hingga mekanisme lomba, dapat disusun matang dan melibatkan lebih banyak pihak.
Derry berharap lomba ini nantinya bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mampu memperkuat karakter, kreativitas, dan kebersamaan pemuda Kukar.
“Kegiatan ini kami harap menjadi wadah kreativitas, kebersamaan, dan gaya hidup sehat bagi pemuda,” tutupnya. (adv/zy)