BERITAMUARA.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah melakukan kajian terkait rencana pembangunan lapangan tenis di kawasan wisata Pulau Kumala.
Pembangunan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa rencana pembangunan fasilitas olahraga di Pulau Kumala masih dalam tahap evaluasi.
“Pembangunan lapangan tenis masih kami kaji. Karena olahraga seperti tenis bisa dilaksanakan malam hari, jadi kami sedang menilai efektivitas penggunaan lahannya,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Aji, pembangunan fasilitas olahraga di Pulau Kumala harus dilakukan secara terukur agar tidak mubazir dan benar-benar dimanfaatkan masyarakat maupun atlet.
Oleh karena itu, Dispora Kukar bersama instansi terkait masih membahas konsep yang paling efektif dan sesuai kebutuhan.
“Kami ingin fasilitas yang dibangun benar-benar bermanfaat dan tidak sekadar proyek,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar sepakat untuk ikut mendukung kebangkitan Pulau Kumala.
“Semua OPD harus men-support Pulau Kumala sebagai salah satu destinasi wisata, termasuk olahraga atau sport tourism,” tegasnya.
Selain lapangan tenis, Dispora Kukar juga berencana menyelenggarakan berbagai olahraga tradisional di kawasan tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk menarik minat masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah geliat pariwisata.
“Dari sektor olahraga, kami siap memberi dukungan penuh agar Pulau Kumala hidup kembali,” katanya.
Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga terkait untuk menentukan prioritas pembangunan.
Salah satu pertimbangannya adalah apakah akan merehabilitasi fasilitas yang sudah ada atau membangun di lokasi baru.
“Kita ingin memastikan arah pembangunan ini tepat sasaran dan efisien,” ujarnya.
Dispora Kukar menargetkan proses perencanaan hingga pembangunan fisik dapat dimulai tahun depan, dengan menyesuaikan pada ketersediaan anggaran daerah.
“Rencananya, mulai tahun depan sudah masuk tahap perencanaan sampai pembangunan fisik, tergantung kemampuan APBD,” kata Aji.
Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat, Pulau Kumala dapat kembali menjadi ikon wisata olahraga di Kukar.
“Kami ingin Pulau Kumala tidak hanya jadi tempat rekreasi, tapi juga pusat kegiatan olahraga yang bisa menarik wisatawan,” tutupnya. (adv/zy)