BERITAMUARA.COM— Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat dukungan terhadap kegiatan olahraga di daerah.
Salah satunya dengan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen futsal dan bola voli yang digelar oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua minggu ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pembinaan dan regenerasi atlet muda di berbagai cabang olahraga.
“KNPI menjalankan program olahraga seperti futsal dan bola voli. Ini salah satu bentuk pembinaan dan regenerasi atlet muda di Kukar,” ujar Aji saat meninjau pelaksanaan turnamen di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (14/11/2025).
Turnamen futsal telah lebih dulu dimulai, sementara pertandingan bola voli dijadwalkan menyusul setelahnya. Menurut Aji, kedua kegiatan tersebut bersifat terbuka untuk seluruh masyarakat Kutai Kartanegara.
“Ada dua event utama, futsal dan voli. Keduanya bersifat open, artinya siapa pun dari wilayah Kukar bisa ikut berpartisipasi,” jelasnya.
Aji menjelaskan, olahraga bola voli memiliki popularitas tinggi di Kukar dan menjadi salah satu cabang yang paling aktif pembinaannya di tingkat kecamatan.
Saat ini, Dispora bersama Pengurus Cabang (Pengcab) terus melakukan penguatan pembinaan dan penilaian terhadap atlet potensial di seluruh wilayah.
“Bola voli sangat diminati masyarakat, pembinaannya aktif di 20 kecamatan. Karena itu kami terus dukung dan dorong kegiatan seperti ini agar potensi atlet bisa terpantau,” tambahnya.
Dispora Kukar juga bekerja sama dengan Pengcab untuk menilai performa para atlet yang berpartisipasi, sekaligus memastikan pelaksanaan turnamen berjalan tertib dan profesional. “Kami memfasilitasi penyelenggaraan, sementara evaluasi hasilnya dilakukan oleh Pengcap,” ujar Aji.
Adapun pelaksanaan turnamen dilakukan di dua lokasi, yaitu Stadion Aji Imbut dan Gedung Beladiri Tenggarong. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari, dengan kemungkinan tambahan pertandingan malam hari jika jadwal peserta padat.
“Kalau memungkinkan, sebagian pertandingan akan digelar malam hari. Tapi fokusnya tetap dari pagi sampai sore,” ungkapnya.
Aji berharap, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga wadah pembinaan bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan performa terbaik.
“Kegiatan ini sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai hiburan, tapi juga sebagai sarana bagi atlet muda Kukar untuk tampil dan berkembang,” pungkasnya. (adv/zy)