Dispora Kukar Pastikan Kesiapan Logistik Atlet Popda 2025

BERITAMUARA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh kebutuhan logistik dan akomodasi kontingen daerah yang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur 2025 telah disiapkan dengan matang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni saat melepas keberangkatan ratusan atlet pelajar Kukar menuju lokasi pertandingan di Penajam Paser Utara (PPU), Senin (10/11/2025).

Aji Ali menegaskan bahwa seluruh keberangkatan atlet, pelatih, dan ofisial akan didampingi oleh tim gabungan dari berbagai lembaga olahraga di daerah.

“Insya Allah, rombongan ini akan kami dampingi langsung dari Tim Bapopsi, KONI Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujarnya.

Aji Ali menjelaskan bahwa berdasarkan mekanisme pelaksanaan Popda Kaltim 2025, sebagian biaya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya untuk akomodasi atlet yang bertanding di PPU. Namun, untuk kebutuhan lainnya, termasuk transportasi dan uang saku, menjadi tanggung jawab penuh Pemkab Kukar.

“Untuk pelaksanaan yang di Penajam Paser Utara, akomodasi ditanggung oleh pihak provinsi. Namun, selebihnya dari kuota tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah Kutai Kartanegara,” terang Aji Ali.

Ia mengatakan, terdapat sekitar 89 atlet yang akomodasinya dibiayai oleh provinsi, sementara sisanya ditanggung oleh Pemkab Kukar.

“Termasuk transportasi lokal, dari Tenggarong hingga lokasi kegiatan, semuanya ditanggung oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

Selain akomodasi dan transportasi, Dispora Kukar juga akan menyiapkan uang saku bagi seluruh atlet yang berangkat ke Popda.

Dana tersebut, kata Aji Ali, merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet pelajar yang membawa nama baik Kukar di tingkat provinsi.

“Seluruh atlet, uang sakunya menjadi tanggung jawab Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Ia juga berharap pencairan dana tersebut bisa segera dilakukan agar para atlet dapat membawa bekal yang cukup selama berlaga.

“Kita doakan saja, mudah-mudahan uang sakunya mendapatkan prioritas untuk segera dibayarkan, sehingga bisa menjadi pegangan atlet Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (adv/zy)