BERITAMUARA.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat peran gerakan Pramuka, khususnya melalui Kwartir Ranting (Kwaran), dalam mendukung kegiatan sosial dan kesiapsiagaan bencana di daerah.
Hal tersebut menjadi bagian dari strategi membangun karakter tangguh dan responsif di kalangan generasi muda.
Kabid Kepramukaan Dispora Kukar, Novan Solihin, mengatakan bahwa fokus penguatan saat ini masih diarahkan ke tingkat kwartir ranting.
Hal ini disebabkan keterbatasan anggaran yang belum memungkinkan perluasan dukungan hingga ke sekolah-sekolah gugus depan.
“Kalau sarpras kita belum sampai tersentuh ke gugus depan di sekolah. Karena kemampuan anggaran kami baru bisa mencakup wilayah kwartir ranting,” ujar Novan saat ditemui di Tenggarong, Kamis (13/11/2025).
Meski demikian, Dispora Kukar tetap berkomitmen memberikan dukungan nyata. Salah satu bentuk bantuan yang sudah direalisasikan adalah penyediaan peralatan penanggulangan kebakaran untuk beberapa kwartir ranting.
“Beberapa waktu lalu kami bantu peralatan pemadam seperti pompa air, selang, nozzle, pakaian tahan panas, helm, sepatu boot, hingga sarung tangan. Kami juga siapkan genset untuk penerangan saat keadaan darurat,” jelas Novan.
Bantuan tersebut diarahkan kepada unit Pramuka Peduli, kelompok relawan di bawah naungan Gerakan Pramuka yang berperan dalam penanganan bencana.
“Pramuka Peduli ini seperti satgas di dalam kepramukaan. Mereka menjadi second line kalau terjadi kebakaran, banjir, atau bencana lainnya,” tuturnya.
Menurut Novan, kehadiran Pramuka Peduli sangat penting untuk memperkuat sinergi dengan relawan lain seperti Balakar (Barisan Relawan Kebakaran) yang sudah aktif di berbagai kecamatan.
Dengan dukungan peralatan yang memadai, mereka bisa bergerak cepat dan lebih aman di lapangan.
Dispora Kukar juga berencana menambah dukungan perlengkapan lain seperti perahu karet guna memperluas kemampuan tanggap bencana di wilayah perairan. Namun rencana itu belum terlaksana karena pengurangan anggaran.
“Kita tetap berharap tahun depan bisa terealisasi,” ujarnya.
Novan menekankan bahwa pembinaan di tingkat ranting menjadi kunci utama untuk membangun jaringan kepramukaan yang kuat dan berdaya guna bagi masyarakat.
“Semangat kepedulian dan gotong royong di lingkungan kepramukaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian penting dalam sistem tanggap darurat di Kukar,” pungkasnya. (adv/zy)