BERITAMUARA.COM – Pemerintah Kecamatan Tabang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan.
Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah pembangunan SMK Peternakan di Desa Tukung Ritan yang saat ini sedang dimulai proses pembangunannya.
Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya bertujuan memberikan pendidikan vokasi bagi generasi muda, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru berbasis ternak.
“Kami ingin masyarakat punya skill dan akses terhadap industri peternakan, baik untuk usaha mandiri maupun kerja di sektor yang lebih luas,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Saat ini, Kecamatan Tabang memiliki 19 desa, dan menurut Rakhmadani, hampir setiap desa telah memiliki kelompok peternakan.
“Rata-rata satu kelompok terdiri dari 15 hingga 20 orang,” katanya.
Menariknya, konsep pengembangan peternakan juga diintegrasikan melalui koperasi lokal.
Salah satunya adalah Koperasi Merah Putih yang mulai difokuskan pada produksi ayam petelur.
Menurut Rakhmadani, potensi ini sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik dan terintegrasi dengan sektor pendidikan.
“Dengan adanya SMK Peternakan, anak-anak muda tidak hanya belajar teori. Mereka akan langsung praktik, bahkan mungkin menjalankan usaha kecil-kecilan di bawah bimbingan guru dan koperasi,” jelasnya.
Selain kurikulum formal, sekolah ini juga akan menerapkan sistem boarding school, yang diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab siswa terhadap lingkungan dan tugas mereka sebagai calon profesional di bidang peternakan.
Pemerintah kecamatan juga mendorong kerja sama antara kelompok peternak dengan sekolah, sehingga proses transfer pengetahuan dan keterampilan dapat berlangsung dua arah: dari masyarakat ke sekolah dan sebaliknya.
Rakhmadani berharap proyek ini bisa menjadi model untuk kecamatan lain.
“Tabang siap jadi contoh pengembangan pendidikan berbasis potensi lokal,” pungkasnya. (adv/zy)