{"version":"1.0","provider_name":"BERITA MUARA","provider_url":"https:\/\/beritamuara.com","title":"Muara Kaman Jadikan Desa Cipari Makmur Percontohan Pertanian Terpadu","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"6ifjXS0sdR\"><a href=\"https:\/\/beritamuara.com\/muara-kaman-jadikan-desa-cipari-makmur-percontohan-pertanian-terpadu\/\">Muara Kaman Jadikan Desa Cipari Makmur Percontohan Pertanian Terpadu<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/beritamuara.com\/muara-kaman-jadikan-desa-cipari-makmur-percontohan-pertanian-terpadu\/embed\/#?secret=6ifjXS0sdR\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Muara Kaman Jadikan Desa Cipari Makmur Percontohan Pertanian Terpadu&#8221; &#8212; BERITA MUARA\" data-secret=\"6ifjXS0sdR\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/beritamuara.com\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/beritamuara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251010-WA0010.jpg","thumbnail_width":779,"thumbnail_height":574,"description":"BERITAMUARA.COM \u2014 Pemerintah Kecamatan Muara Kaman mendorong modernisasi sektor pertanian lewat pengembangan Kawasan Pertanian Terintegrasi (KPT). Program ini menjadikan Desa Cipari Makmur sebagai proyek percontohan pertanian terpadu yang menggabungkan aspek produksi, wisata, dan industri. Camat Muara Kaman, Barliang, mengatakan pengembangan KPT mengusung konsep 5A, yakni agrowisata, agroproduksi, agroindustri, agrobisnis, dan agroteknologi. Melalui pendekatan itu, pertanian diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat. \u201cMelalui pengembangan KPT, kami ingin kegiatan pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tapi juga menjadi sektor unggulan yang terintegrasi dengan wisata dan industri,\u201d kata Barliang, Jumat (10\/10\/2025). Menurutnya, keberhasilan pengembangan KPT di Desa Cipari Makmur merupakan hasil sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dukungan diberikan melalui penyediaan sarana, pelatihan, hingga pendampingan teknis bagi petani. Saat ini, aktivitas pertanian di desa tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Petani tak hanya fokus pada budidaya, tetapi juga terlibat dalam pengolahan hasil, pemasaran, serta kegiatan wisata berbasis pertanian. \u201cSaya optimistis pembangunan KPT secara terintegrasi akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani di Muara Kaman dan Kukar secara umum,\u201d ujar Barliang. Selain meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian, konsep pertanian terpadu ini juga membuka lapangan kerja baru dan menarik minat generasi muda untuk kembali ke sektor pertanian. Barliang menilai inovasi berbasis kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pertanian di pedesaan masih memiliki prospek besar jika dikelola secara modern dan berkelanjutan. Ia menegaskan, Kecamatan Muara Kaman menargetkan KPT sebagai motor penggerak ekonomi lokal sekaligus fondasi pertanian masa depan yang mandiri dan berdaya saing. \u201cKami berharap Desa Cipari Makmur bisa menjadi model yang menginspirasi desa lain untuk mengembangkan potensi pertaniannya masing-masing,\u201d pungkasnya. (adv\/zy)"}