{"version":"1.0","provider_name":"BERITA MUARA","provider_url":"https:\/\/beritamuara.com","title":"\"Memulyakan Guru AL-Quran\"","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"cxKnBmE4ub\"><a href=\"https:\/\/beritamuara.com\/memulyakan-guru-al-quran\/\">&#8220;Memulyakan Guru AL-Quran&#8221;<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/beritamuara.com\/memulyakan-guru-al-quran\/embed\/#?secret=cxKnBmE4ub\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;&#8220;Memulyakan Guru AL-Quran&#8221;&#8221; &#8212; BERITA MUARA\" data-secret=\"cxKnBmE4ub\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/beritamuara.com\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/beritamuara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-3.46.39-PM-1.jpeg","thumbnail_width":647,"thumbnail_height":641,"description":"Oleh: Ahmad Zainuri Al-Qur&#8217;an merupakan petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Al-Qur&#8217;an adalah kalamullah yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril dan membacanya dinilai sebagai ibadah. Di dalam Al-Qur&#8217;an dinyatakan bahwa Allah yang menurunkan Al-Qur&#8217;an dan Allah yang akan menjaga Al-Qur&#8217;an, baik melalui hafalan Nabi yang setiap ditash-hihkan kepada malaikat, hafalan para sahabat dan seterusnya hingga Kepada para Ulama\u2019 dan Guru Al-qur\u2019an \u00a0zaman sekarang dan zaman mendatang sampai ahir zaman. Demikian seterusnya kepada para Guru AL-Qur\u2019an \u00a0di seluruh dunia semakin hari semakin bertambah dan tidak terhitung jumlahnya. \u201c Semakin banyaknya Orang yang bisa membaca Al-qur\u2019an \u00a0tidak lepas dari ketersediaan guru Alquran itu sendiri (dalam arti termasuk guru Alquran yang hafidz). Selama masih ada guru Al-Qur&#8217;an maka jumlah orang yang bisa membaca Al-qur\u2019an \u00a0akan semakin bertambah. Maka, keberadaan guru Al-Qur&#8217;an menjadi semakin bermakna dan sangat urgen. Sebab, dari guru al-qur\u2019anlah lahir para pembaca atau qori\u2019 dan hafidz Al-Qur&#8217;an.\u201d Kita menyadari Al-Qur&#8217;an belum menjadi satu kesatuan dalam sistem pendidikan nasional, dalam arti kemampuan membaca dan hafal Al-Qur&#8217;an tidak menjadi sebuah syarat seseorang tuntas dan lulus dalam suatu jenjang pendidikan di lembaga pendidikan formal, namun selama masih ada guru Al-Qur&#8217;an maka masih akan terus lahir ahli Al-Qur&#8217;an. Keberadaan dan semangat perjuangan guru Alquran menjadi sebuah \u201dmodal utama\u201d bagi berlangsungnya perkembangan jumlah dan mutu pendidikan Alquran. Hal ini menjadi Langkah kongkrit untuk menjaga, merawat dan mengembangkan \u00a0Al-Qur&#8217;an itu sendiri dan keberadaan guru Al-Qur&#8217;an harus mendapat perhatian serius bagi pengembangan Al-Qur&#8217;an. Jika kita Memuliakan guru Al-Qur&#8217;an pada dasarnya adalah memuliakan Alquran. Sementara memuliakan Al-Qur&#8217;an itu \u00a0adalah memuliakan Allah Yang Maha Mulia dan Maha Benar.\u00a0 sehingga Rasulullah SAW mempertegas dalam sabdanya, \u201dSebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur&#8217;an dan mengajarkannya\u201d. Harus ada upaya yang serius dan kongkrit untuk melahirkan profesi guru Al-Qur&#8217;an hingga seimbang dengan jumlah kebutuhan yang akan belajar Al-Qur&#8217;an merupakan salah satu cara memuliakan Al-Qur&#8217;an dan memuliakan guru Al-Qur&#8217;an. Langkah kongkrit \u00a0untuk mencetak guru Alqur\u2019an\u00a0 yang memiliki kompetensi yang baik sangat dibutuhkan karena peran guru yang berkompeten sangat menentukan keberhasilan Pendidikan al-qur\u2019an. Tetapi, yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan kontribusi nyata terkait kesejahteraan bagi guru al-qur\u2019an dan sarana prasarana dalam \u00a0kegiatan pendidikan Al-Qur&#8217;an. (*Penulis, Ustad Ahmad Zainuri Ketua Yayasan Az-Zumar Kukar)"}