{"version":"1.0","provider_name":"BERITA MUARA","provider_url":"https:\/\/beritamuara.com","title":"Masalah Blank Spot Masih Jadi Kendala di Kecamatan Tabang","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"vt0qDgl0T9\"><a href=\"https:\/\/beritamuara.com\/masalah-blank-spot-masih-jadi-kendala-di-kecamatan-tabang\/\">Masalah Blank Spot Masih Jadi Kendala di Kecamatan Tabang<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/beritamuara.com\/masalah-blank-spot-masih-jadi-kendala-di-kecamatan-tabang\/embed\/#?secret=vt0qDgl0T9\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Masalah Blank Spot Masih Jadi Kendala di Kecamatan Tabang&#8221; &#8212; BERITA MUARA\" data-secret=\"vt0qDgl0T9\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/beritamuara.com\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/beritamuara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251008-WA0044.jpg","thumbnail_width":1600,"thumbnail_height":1200,"description":"BERITAMUARA.COM \u2013 Selain infrastruktur jalan, Kecamatan Tabang juga masih menghadapi tantangan dalam hal jaringan telekomunikasi. Sejumlah desa di Tabang masih masuk kategori blank spot atau sinyal lemah, sehingga menghambat komunikasi dan akses informasi masyarakat. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan signifikan terkait blank spot. \u201cMengenai blank spot sejauh ini belum ada perkembangan. Masih ada beberapa desa yang sinyalnya lemah bahkan hilang,\u201d ujarnya saat ditemui di Pendopo Odah Etam, Selasa (7\/10\/2025). Menurut Rakhmadani, beberapa desa yang masih mengalami blank spot antara lain Desa Umadian, Umak Tukung, dan Bulusen. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat, khususnya pelajar dan pelaku usaha, kerap terkendala. \u201cKalau di desa-desa itu, komunikasi masih sulit. Padahal, di era sekarang jaringan internet sudah jadi kebutuhan dasar, baik untuk pendidikan, ekonomi, maupun pelayanan publik,\u201d jelasnya. Meski demikian, Rakhmadani mengungkapkan bahwa pihak perusahaan, khususnya PT Bayan, sudah menunjukkan komitmen membantu pembangunan infrastruktur jaringan. \u201cDari pihak perusahaan ring satu sudah ada upaya memperkuat jaringan. Kita harapkan bisa segera terealisasi,\u201d tambahnya. Ia menekankan, keberadaan jaringan telekomunikasi yang stabil sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan di Tabang. \u201cKalau infrastruktur jalan dan telekomunikasi sudah kuat, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi, memperluas usaha, hingga meningkatkan kualitas pendidikan,\u201d ujarnya. Menurut Rakhmadani, perbaikan jaringan juga akan mendukung program-program pemerintah yang berbasis digital. \u201cSekarang banyak pelayanan berbasis online. Kalau sinyal masih lemah, tentu ini menjadi hambatan. Karena itu, perlu sinergi antara pemerintah dan perusahaan agar masalah ini segera diatasi,\u201d tegasnya. Ia berharap, ke depan Tabang bisa bebas dari blank spot sehingga masyarakat di seluruh desa merasakan pemerataan akses komunikasi. \u201cKalau semua desa sudah punya sinyal bagus, masyarakat akan lebih maju dan tidak tertinggal lagi,\u201d pungkasnya. (adv\/zy)"}