{"version":"1.0","provider_name":"BERITA MUARA","provider_url":"https:\/\/beritamuara.com","title":"LAKI Kukar Desak PDIP Percepat Proses PAW Akbar Haka","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"D4jyn7na0T\"><a href=\"https:\/\/beritamuara.com\/laki-kukar-desak-pdip-percepat-proses-paw-akbar-haka\/\">LAKI Kukar Desak PDIP Percepat Proses PAW Akbar Haka<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/beritamuara.com\/laki-kukar-desak-pdip-percepat-proses-paw-akbar-haka\/embed\/#?secret=D4jyn7na0T\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;LAKI Kukar Desak PDIP Percepat Proses PAW Akbar Haka&#8221; &#8212; BERITA MUARA\" data-secret=\"D4jyn7na0T\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/beritamuara.com\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/beritamuara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/img-20250509-wa0000.jpg","thumbnail_width":1200,"thumbnail_height":1600,"description":"BERITAMUARA.COM \u2013 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendesak DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kukar untuk segera mempercepat proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap kursi DPRD yang ditinggalkan mendiang Ketua DPRD Kukar, Junaidi. Melalui Sekretaris DPC LAKI Kukar Apriadi, pihaknya menilai bahwa keterlambatan proses PAW tersebut berpotensi merugikan representasi politik masyarakat, khususnya di daerah pemilihan (dapil) Tenggarong. \u201cProses PAW ini sudah terlalu lama tertunda. Sejak Ketua DPRD Kukar wafat pada Desember 2024, hingga kini belum juga dilakukan pergantian. Artinya sudah lima bulan tanpa kejelasan,\u201d kata Apriadi dalam keterangannya, Jumat (9\/5\/2025). Ia mengatakan dalam Pemilu Legislatif 2024, seluruh partai berlomba-lomba memperoleh kursi demi memperjuangkan aspirasi masyarakat. Namun, keterlambatan PAW justru kontraproduktif terhadap semangat demokrasi. \u201cSeharusnya suara masyarakat yang sudah memilih harus segera kembali terwakili di parlemen. Kami melihat, calon legislatif PDIP dengan suara terbanyak ketiga di Dapil 1 Tenggarong adalah Akbar Haka. Maka sudah semestinya beliau diproses untuk menggantikan almarhum,\u201d tegasnya. Selain menyoroti aspek representasi, LAKI Kukar juga mengingatkan potensi preseden buruk jika proses PAW tak dijalankan secara transparan dan tepat waktu. \u201cKami hanya mengingatkan, jangan sampai ada bayang-bayang kasus seperti Harun Masiku yang terulang, apalagi ini terjadi dalam partai yang sama,\u201d ujarnya. Apriadi menilai, minimnya jumlah wakil rakyat dari Dapil Tenggarong saat ini juga menghambat optimalisasi penyerapan aspirasi masyarakat. \u201cIdealnya tujuh orang anggota dewan bertugas di Dapil 1, namun saat ini hanya enam orang. Ini tentu berdampak pada daya jangkau kerja legislatif,\u201d ucapnya. Ia menegaskan bahwa desakan ini ditujukan demi memperkuat kinerja DPRD Kukar dan menjaga akuntabilitas politik di daerah. \u201cKami meminta DPC PDIP Kukar agar segera mengambil langkah untuk melaksanakan PAW demi maksimalnya fungsi representasi dan kerja parlemen,\u201d pungkas Apriadi. (zy)"}