{"version":"1.0","provider_name":"BERITA MUARA","provider_url":"https:\/\/beritamuara.com","title":"Empat Kriteria Ketat, Pemkab Kutim Selektif Tentukan Proyek MYC","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"plhFFy2WcY\"><a href=\"https:\/\/beritamuara.com\/empat-kriteria-ketat-pemkab-kutim-selektif-tentukan-proyek-myc\/\">Empat Kriteria Ketat, Pemkab Kutim Selektif Tentukan Proyek MYC<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/beritamuara.com\/empat-kriteria-ketat-pemkab-kutim-selektif-tentukan-proyek-myc\/embed\/#?secret=plhFFy2WcY\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Empat Kriteria Ketat, Pemkab Kutim Selektif Tentukan Proyek MYC&#8221; &#8212; BERITA MUARA\" data-secret=\"plhFFy2WcY\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/beritamuara.com\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/beritamuara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/WhatsApp-Image-2025-12-12-at-02.18.07.jpeg","thumbnail_width":1280,"thumbnail_height":960,"description":"BERITAMUARA.COM &#8211; Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa penentuan proyek yang masuk dalam skema Multiyears Contract (MYC) dilakukan melalui mekanisme seleksi ketat yang mempertimbangkan berbagai faktor strategis. Pembangunan jangka panjang dinilai harus benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak signifikan terhadap penguatan infrastruktur daerah. Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Joni Abdi Setia, menjelaskan bahwa terdapat empat kriteria utama sebelum sebuah proyek dapat dimasukkan ke dalam daftar MYC. Empat aspek tersebut meliputi usulan masyarakat, hasil tinjauan lapangan, arahan kepala daerah, serta besarnya manfaat proyek bagi masyarakat secara luas. Keempat faktor ini digunakan untuk memastikan proyek MYC benar-benar tepat sasaran. Joni menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional. \u201cKita tidak bisa memasukkan semua usulan ke dalam MYC. Ada kriteria ketat yang harus dipenuhi agar proyek benar-benar memberikan dampak nyata,\u201d ujarnya. Menurutnya, kebutuhan riil masyarakat menjadi parameter utama sebelum proses teknis dimulai. Setelah menerima usulan, PUPR melakukan verifikasi langsung untuk menilai kelayakan lokasi, kondisi lapangan, serta urgensi pembangunan. Hasil tinjauan akan dicocokkan dengan prioritas pembangunan daerah. Verifikasi teknis menjadi bagian penting agar proyek MYC tidak hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga proyeksi kebutuhan jangka panjang. Arahan kepala daerah juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan apakah proyek tersebut relevan dengan visi pembangunan daerah. Pemkab Kutim menekankan pembangunan akses strategis, jembatan penghubung, dan jalur logistik sebagai sektor prioritas. Hal ini bertujuan memperkuat struktur ekonomi dan membuka wilayah terisolir. Joni menyampaikan bahwa dampak proyek terhadap masyarakat merupakan pertimbangan krusial dalam penentuan MYC. Proyek yang mampu meningkatkan pelayanan dasar, menurunkan biaya logistik, atau mempercepat mobilitas warga akan memperoleh prioritas lebih tinggi. \u201cSemakin besar manfaatnya, semakin besar peluang masuk ke MYC,\u201d tambahnya. Selain itu, proses seleksi juga melibatkan sinkronisasi lintas OPD serta pembahasan bersama DPRD. Mekanisme ini memastikan setiap proyek memiliki legitimasi dan kesesuaian dengan dokumen perencanaan daerah. Pemkab Kutim menilai konsistensi arah pembangunan adalah faktor penting untuk menjaga efektivitas anggaran. Dengan penerapan empat kriteria utama tersebut, Pemkab Kutim berharap skema MYC benar-benar menjadi instrumen pendukung pembangunan berkelanjutan. Pemerintah memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan demi menjaga akuntabilitas publik.(ADV)"}