{"version":"1.0","provider_name":"BERITA MUARA","provider_url":"https:\/\/beritamuara.com","title":"DLHK Kukar Fokus Benahi RTH","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"2wwYjd3lbr\"><a href=\"https:\/\/beritamuara.com\/dlhk-kukar-fokus-benahi-rth\/\">DLHK Kukar Fokus Benahi RTH<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/beritamuara.com\/dlhk-kukar-fokus-benahi-rth\/embed\/#?secret=2wwYjd3lbr\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;DLHK Kukar Fokus Benahi RTH&#8221; &#8212; BERITA MUARA\" data-secret=\"2wwYjd3lbr\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/beritamuara.com\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/beritamuara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251010-WA0012.jpg","thumbnail_width":1600,"thumbnail_height":1200,"description":"BERITAMUARA.COM \u2013 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) kini menaruh perhatian besar pada pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki tata kelola sekaligus memperluas kolaborasi lintas instansi dalam perawatan RTH di berbagai wilayah. Slamet menyebut pengelolaan RTH sebelumnya berada di bawah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Namun, sejak tahun lalu, kewenangan tersebut resmi beralih ke DLHK. \u201cSelama ini mungkin pengelolaan pohon-pohon di pinggir jalan kurang terespon. Begitu beralih ke DLHK, kami langsung menindaklanjuti. Bahkan bukan hanya RTH, tapi juga tanaman di sekitar rumah warga,\u201d ujarnya, Kamis (9\/10\/2025). Slamet menjelaskan, DLHK sudah menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait perawatan pohon dan tanaman. Respons cepat dari petugas membuat masyarakat merasa lebih diperhatikan. \u201cKami ingin memastikan seluruh laporan yang masuk segera ditangani, meskipun kami juga punya keterbatasan dari sisi anggaran dan tenaga,\u201d katanya. Keterbatasan tersebut membuat DLHK memilih menjalin kemitraan dengan sejumlah pihak. Slamet menyebut kerja sama dilakukan bersama PLN, Telkom, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, hingga perusahaan swasta di wilayah Tenggarong Seberang. \u201cKami berkolaborasi agar penanganan lebih efisien. Tidak mungkin semua bisa kami tangani sendiri,\u201d tuturnya. Ia menambahkan, proses pendataan dan pelimpahan aset RTH dari Perkim ke DLHK masih berlangsung. Sejumlah taman kini menjadi fokus perhatian, seperti Taman Pintar, Taman Ulin, Taman Kartanegara, dan Taman Enggang di bawah Jembatan Tenggarong. \u201cKami masih identifikasi area mana saja yang resmi jadi tanggung jawab DLHK. Ada juga taman yang status kepemilikannya belum jelas,\u201d ungkapnya. Meski menghadapi berbagai tantangan, DLHK sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk menunjang kegiatan perawatan taman. Slamet mencontohkan, perbaikan sudah mulai dilakukan di Taman Enggang. Namun, ia mengakui proses penyesuaian anggaran membutuhkan waktu. \u201cUntuk mendukung program perawatan, kami sudah menyiapkan dana meski belum maksimal. Tahun ini masih tahap penyesuaian,\u201d jelasnya. DLHK Kukar kedepannya akan memprioritaskan sejumlah RTH agar tampak lebih tertata dan nyaman. Koordinasi lintas bidang, kata Slamet, akan terus diperkuat demi mewujudkan lingkungan kota yang asri. \u201cInsya Allah tahun depan kami fokus pada lokasi-lokasi prioritas. Kami ingin wajah kota semakin cantik dan nyaman untuk masyarakat,\u201d pungkasnya.(adv\/zy)"}