<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>BERITA MUARA</provider_name><provider_url>https://beritamuara.com</provider_url><title>Dua Puskesmas Kutim Dominasi Ajang PENARI 2025</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="4KPWgZD75f"&gt;&lt;a href="https://beritamuara.com/dua-puskesmas-kutim-dominasi-ajang-penari-2025/"&gt;Dua Puskesmas Kutim Dominasi Ajang PENARI 2025&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://beritamuara.com/dua-puskesmas-kutim-dominasi-ajang-penari-2025/embed/#?secret=4KPWgZD75f" width="600" height="338" title="&#x201C;Dua Puskesmas Kutim Dominasi Ajang PENARI 2025&#x201D; &#x2014; BERITA MUARA" data-secret="4KPWgZD75f" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://beritamuara.com/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;
</html><thumbnail_url>https://beritamuara.com/wp-content/uploads/2025/12/FB_IMG_1765375717175.jpg</thumbnail_url><thumbnail_width>642</thumbnail_width><thumbnail_height>352</thumbnail_height><description>BERITAMUARA.COM &#x2013; Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan capaian imunisasi terbaik di Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu terlihat dari keberhasilan dua Puskesmas, yakni Puskesmas Sangatta Utara dan Puskesmas Kongbeng, yang berhasil mendominasi ajang PENARI 2025 (Sepekan Mengejar Imunisasi). Puskesmas Sangatta Utara meraih peringkat pertama untuk kategori Puskesmas Perkotaan, sementara Puskesmas Kongbeng menempati posisi teratas pada kategori Puskesmas Pedesaan/Terpencil/Sangat Terpencil. Keduanya dinilai berhasil meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap secara signifikan selama periode pelaksanaan program. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil konsistensi tenaga kesehatan dalam menjaga kualitas pelayanan di lapangan. &#x201C;Dominasi dua puskesmas ini menunjukkan bahwa komitmen tenaga kesehatan kita berjalan seimbang, baik di wilayah kota maupun pedalaman,&#x201D; ujarnya. Menurutnya, strategi jemput bola, pendataan langsung ke rumah warga, dan pendekatan persuasif kepada orang tua menjadi faktor utama tingginya cakupan imunisasi. Pendekatan ini terbukti efektif, terutama untuk menjangkau anak-anak yang sebelumnya tertinggal imunisasinya. Dalam pelaksanaannya, para petugas juga melakukan koordinasi intensif dengan kader posyandu serta pemerintah desa setempat guna memastikan sasaran hadir di titik pelayanan. Mobilisasi masyarakat dilakukan lebih masif dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, ketersediaan logistik vaksin yang terjaga turut memperlancar pelayanan selama satu pekan pelaksanaan PENARI 2025. Hal ini menjadi salah satu indikator penting penilaian di tingkat provinsi. Sumarno menambahkan bahwa pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan imunisasi di Kutim berjalan tepat sasaran. &#x201C;Kami berharap capaian ini memotivasi puskesmas lain untuk terus meningkatkan mutu layanan, karena imunisasi adalah fondasi kesehatan anak,&#x201D; katanya. Dengan hasil tersebut, Kutim kembali menegaskan diri sebagai daerah yang konsisten dalam memperkuat program imunisasi dasar lengkap. Dinkes berharap prestasi ini mendorong partisipasi masyarakat untuk terus aktif mengikuti pelayanan kesehatan anak. (ADV)</description></oembed>
